Milad ke-26, Rumah Zakat Gandeng Jagoan Khitan Adakan Khitan Massal

CIREBON – Dalam rangka memperingati momen Muharam dan Milad ke-26, Rumah Zakat menggelar khitan massal gratis yang diadakan secara periodik.Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga Yatim Dhuafa agar dapat melaksanakan khitan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka.

 

Menurut Lisa, kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sebanyak 40 anak telah mengikuti kegiatan khitan massal, dan satu anak lagi akan menyusul di klinik Jagoan Khitan, sehingga total peserta mencapai 41 anak. “Respon dari peserta sangat positif, mereka merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ujar Lisa.

 

Selain khitan massal, pada hari yang sama, Rumah Zakat juga menyalurkan 100 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak yatim serta 100 paket sembako untuk keluarga anak yatim. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga Yatim Dhuafa dan memberikan dukungan kepada anak-anak untuk terus bersekolah.

Dalam pelaksanaan kegiatan khitan massal ini, Rumah Zakat berkolaborasi dengan Jagoan Khitan sebagai tim medis yang melaksanakan tindakan khitan. Lisa menyampaikan kesan positif terhadap Jagoan Khitan, “Kerjasama dengan Jagoan Khitan sangat baik. Pelayanan pasca khitan bagi peserta difasilitasi melalui grup WhatsApp juga. Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut untuk event-event selanjutnya.”

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Rumah Zakat dalam membantu masyarakat kurang mampu dan memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus diadakan di masa mendatang untuk membantu lebih banyak lagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan. 

Khitan, Khitan Modern, Khitan Tanpa Suntik, Khitan Lem, Khitan Cirebon, Khitan Majalengka, Khitan Kuningan, Khitan Indramayu, Sunat, Sunat Modern, Sunat Tanpa Suntik, Sunat Lem, Sunat Cirebon, Sunat Majalengka, Sunat Kuningan, Sunat Indramayu, Super Khitan, Safubot Cirebon, Klinik Qu, Rokifun

Ahlinya Khitan (Sunat) di Cirebon- Jagoan Khitan 0812-1480-7650

PILIHAN TEMPAT KHITAN TERBAIK DENGAN HASIL ESTETIK DI CIREBON, KUNINGAN, INDRAMAYU, DAN MAJALENGKA SEJAK 2014

image-halaman-jk-compress
image-ketakutan-2

TENANG BUNDA AYAH!

Percayakan Khitan Si Kecil Kepada

Jagoan Khitan sudah dipercaya
lebih dari

Pasien
0

dan berpengalaman menangani Khitan Bayi sampai Khitan Dewasa.
GAK KALAH PENTING! Jagoan Khitan satu-satunya rumah khitan Peraih Rekor MURI di Indonesia lho..

2-piagam-muri

khitan cirebon, khitan majalengka. khitan kuningan, khitan indramayu, sunat cirebon, sunat majalengka, sunat kuningan, sunat indramayu, dokter sunat cirebon, dokter sunat kuningan, dokter sunat majalengka, dokter sunat indramayu, dokter khitan cirebon, dokter khitan majalengka, dokter khitan kuningan, dokter khitan indramayu, khitan modern cirebon, khitan modern majalengka, khitan modern kuningan, khitan modern indramayu, rokifun, klinikqu, sunat safubot, super khitan, sunatan.com, sunat bayi, khitan bayi, sunat dewasa, khitan dewasa, sunat gemuk, khitan gemuk, sunat fimosis, khitan fimosis, khitan tanpa jahit, sunat tanpa jahit, biaya sunat, harga khitan,

SI KECIL SENANG!
BUNDA AYAH PUN TENANG!

image-ketenangan-2

Metode Khitan Terbaik
di Jagoan Khitan ?

Metode Hybrid Plus Menggunakan Teknologi Canggih. Hasil Khitan Lebih Estetis, dan Proses Khitan Menggunakan Kombinasi 5 Teknologi Khitan Termutakhir.

Daftar Metode Hybrid Plus SEKARANG dan DAPATKAN PROMO MENARIK!

BINTANG 5
DI GOOGLE REVIEW

WOW FANTASTIS! Jagoan Khitan telah direview lebih dari 3.722+ di Google

image-google-review-3700

KATA MEREKA
TENTANG JAGOAN KHITAN

Banyak Promo dan Banyak Hadiah
yang Bisa dibawa Pulang!!

arrow
  • 00Hari
  • 00Jam
  • 00Menit
  • 00Detik

KHITAN HANYA SEKALI SEUMUR HIDUP!

image-jangan-salah-pilih-update

Berita Terkait Jagoan Khitan

Khitan Dengan Metode Tanpa Jahit Peserta Terbanyak
Menurut penelitian WHO pada tahun 2007, sunat atau khitan memberi manfaat mencegah penularan penyakit HIV/AIDS dan kanker. Namun di masyarakat, masih banyak sekali yang menunda anak laki-lakinya untuk berkhitan dengan berbagai alasan tertentu, salah satunya alasan finansial.
Baca Selengkapnya
Berkolaborasi dengan Banyak Pihak, Jagoan Khitan Siap Gelar Khitanan Massal 1.000 Anak
Cirebon,- Jagoan Khitan merupakan pelayanan khitan (sunat) yang berlokasi di Kota Cirebon akan menggelar khitanan massal 1.000 anak dengan tema ” Khitan Ceria 1.000 Anak.” Kegiatan yang berkolaborasi dengan CSB Mall itu, akan diselenggarakan di Low Ground CSB Mall, Jalan Dr. Cipto Mangunksumo, Kota Cirebon pada September sampai November 2023.
Baca Selengkapnya
Khitan Ceria Untuk 1000 Anak Bangsa
Sabtu (11/11) PPPA Darul Qur’an Cirebon bersama Jagoan Khitan Cirebon melaksanakan kegiatan Khitan Ceria untuk anak bangsa. Program ini ditujukan untuk sahabat kita yang termasuk dalam kriteria Duafa, Yatim, Santri Penghafal Al Qur’an dan saudara-saudara Mualaf.
Baca Selengkapnya
Tebar Kebaikan, Sinergi Lentera Hati dan Sedekah Rombongan Gelar Khitanan Massal
Cirebon,- Sinergi Lentera Hati dan Sedekah Rombongan menggelar khitanan massal 3.0 bersama anak-anak yatim dan dhuafa. Kegiatan ini berlangsung di Pangrango Ballrom, Swiss-Belhotel Cirebon , Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No.26 Kota Cirebon, Minggu (17/9/2023).
Baca Selengkapnya
Gelar Pesantren Ramadan, Komunitas TDA Cirebon Selenggarakan Pengobatan Gratis Hingga Sunat Massal
ARAH PANTURA, Cirebon, – Komunitas Tangan Diatas (TDA) Cirebon Raya berkolaborasi dengan Klinik Berkah, Jagoan Khitan, Masjid Abdurrahman Bin Auf, Pondok Quran Digitalpreneur menggelar Pesantren Ramadan.
Baca Selengkapnya
PPPA Daarul Qur’an Cirebon Kerjasama dengan Jagoan Khitan Adakan Khitan Gratis untuk Penghafal Al-Qur’an
PPPA Daarul Qur’an Cirebon bekerjasama dengan Jagoan Khitan mengadakan program khitan gratis untuk santri penghafal Al-Qur’an pada Selasa (19/7). Kali ini program khitan gratis diberikan kepada anak dari seorang pengajar Rumah Tahfidz yakni Ustadz Tabi’in.
Baca Selengkapnya
Bersama Jagoan Khitan, DT Peduli Cirebon Khitan Yatim Dhuafa Setiap Jumat
Sinergi antara DT Peduli Cirebon dengan Jagoan Khitan melalui program Khitmat (Khitan tiap Jumat) kembali digelar pada Jumat (28/1) lalu. Anak-anak yatim dan dhuafa menjadi penerima manfaat program gratis tersebut. Bahkan, mereka mendapat bingkisan spesial dari DT Peduli Cirebon berupa perlengakapan ibadah dan mengaji. Setiap pekannya, ada dua sampai empat anak yang berkesempatan untuk berkhitan di Jagoan Khitan, salah seorang di antaranya adalah Mildan.
Baca Selengkapnya
Akhiri Tahun 2022, BMH Jabar Gelar Program Khitan Berkah
CIREBON Mengakhiri program akhir tahun, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Barat melaksanakan "Program Khitan Berkah" untuk anak-anak Yatim, Dhuafa dan Penghafal A-Qur'an yang dilaksanakan di Kota Cirebon dan di Garut Selatan pada hari Sabtu-Minggu (24-25/12/2022), yang diikuti sebanyak 19 orang.
Baca Selengkapnya
Khitanan Masal Memeriahkan 4th ICON UCE 2022 di IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Helatan 4th International Conference on University-Community Engagement ( 4th ICON UCE) 2022 di IAIN Syekh Nurjati Cirebon adalah bukti nyata masyarakat kampus punya kepedulian besar terhadap transformasi sosial melalui pengabdian. Selain untuk membahas Metodologi Pengabdian Sosial, ICON UCE 2022 juga menjadi ajang pengabdian kepada masyarakat secara langsung melalui beragam kegiatan yang mengiringinya. Salah satunya Khitan Bersama yang diikuti ratusan anak, Selasa (25/10) di Gedung Mahad Al-Jamiah.
Baca Selengkapnya

Ikuti Sosial Media Kami

PERAWATAN LUKA KHITAN – TEKNO KLEM

Perawatan luka khitan tekno klem

 

Khitan tekno klem merupakan metode khitan dengan menggunakan alat berupa cetakan yang berbentuk corong. Jenis-jenis klamp ada berbagai macam seperti mahdian klamp, alis klamp, smart klamp, gomco klamp dll. Hasil khitan dengan klamp bisa dikatakan lebih estetik karena terdapat alat cetakannya. Dari segi lainnya adalah pasien dapat mandi sejak hari pertama setelah khitan. Cara pemasangan alat sangat mudah dan cepat. Diawali dengan melakukan pembiusan lokal pada area pangkal penis. Kemudian membebaskan perlengketan antara kulup dengan glans, melakukan penandaan area preputium, memasangkan klamp sesuai batas marker, dan menghilangkan kulup sesuai dengan marker. Kulit luar dan kulit dalam akan menyatu secara alami dengan proses penjepitan kulit dari klamp.

  1. Pasca khitan dengan metode tekno klem, perawatan luka cukup mudah. Peralatan yang perlu disiapkan untuk membersihkan luka sunat seperti mangkuk kecil, cotton bud, cairan infus/air hangat, wound cleanser dan antiseptik. Tata cara pembersihan luka sunat meliputi:
    pasien boleh mandi biasa sejak hari pertama pasca khitan
  2. Siapkan mangkuk kecil kemudian diisi dengan cairan infus/air hangat secukupnya
  3. Tuangkan cairan dalam mangkuk kedalam corong klamp untuk membilas kotoran
  4. Gunakan Cotton bud, masukan kedalam corong klamp, dan lakukan gerakan memutar, agar kotoran terangkat
  5. Masukan kembali sedikit cairan infus/air hangat kedalam mangkuk dicampur dengan antiseptik
  6. Tuangkan cairan dalam mangkuk kedalam corong klamp untuk membilas kotoran
  7. Langkah terakhir adalah menyemprotkan wound cleanser pada area luka khitan dan bagian dalam corong klamp
  8. Sebagai tambahan pasien dapat berendam dalam air hangat campur antiseptik 2 kali sehari selama 15 menit agar memudahkan saat pelepasan klamp

Itu merupakan tahapan cara perawatan luka khitan menggunakan klamp. Perawatan luka ini dilakukan setiap setelah buang air kecil. Setelah hari ke-5 klamp akan dilepas dan untuk perawatan luka khitannya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan mangkuk kecil kemudian diisi dengan cairan infus/air hangat
  2. Masukan kassa kedalam cairan dan peras sedikit agar tidak terlalu banyak air
  3. Bilas luka khitan secara menyeluruh
  4. Masukan cairan antiseptik kedalam mangkuk berisi cairan infus/air hangat
  5. Ambil kassa baru masukan kedalam cairan, peras sedikit
  6. Bilas kembali luka khitan secara menyeluruh
  7. Langkah terakhir adalah menyemprotkan wound cleanser pada area luka khitan
  8. Sebagai tambahan pasien dapat berendam dalam air hangat campur antiseptik 2 kali sehari selama 15 menit agar mengurangi resiko bengkak dan penumpukan krusta

Sampai jumpa lagi di artikel lainnya..

salam Jagoan Khitan

Pearly Penile Papule, Simak selengkapnya di artikel ini sampai tuntas yaa..

Pearly Penile Papule, Simak selengkapnya di artikel ini sampai tuntas yaa..

Pearly Penile Papule

 

Definisi

PPP merupakan suatu bintil-bintil kecil yang muncul pada permukaan kulit sulcus ataupun corona dari glans penis. Umumnya tersusun secara melingkar ataupun membentuk suatu barisan dan sering dianggap sebagai salah satu penyakit seksual menular. Namun, kenyataannya PPP bukan merupakan penyakit menular seksual dan merupakan suatu variasi normal dan tidak terkait dengan gangguan seksual. Seringnya PP menyebabkan kecemasan besar pada pasien karena mengganggu tampilan kosmetik.

 

Epidemiologi

Di Amerika, Insiden PPP dilaporkan antara 8-48%. terdapat peningkatan angka kejadian PPP pada pria yang belum di sirkumsisi dengan yang sudah di sirkumsisi (22% vs 12%). PPP terjadi hanya pada pria. Predileksi usia yaitu antara dekade ke-2 sampai ke-3 masa hidup. Dan tidak ada perbedaan yang mencolok antar angka kejadian pada ras tertentu.

 

Etiologi

Belum diketahui secara pasti penyebab dari PPP. Namun, beberapa penelitian menyatakan bahwa PPP disebabkan oleh tumpukan smegma yang terakumulasi sejak masa remaja sampai dewasa. PPP lebih sering terjadi pada pria yang belum di sirkumsisi sebesar 22% dibandingkan dengan yang sudah di sirkumsisi 12%.

 

Diagnosis

Ketika dilakukan pemeriksaan fisik dokter akan menemukan bentukan berupa bintil bisa tunggal ataupun multiple, kecil, berwarna jernih, lunak, membentuk kubah pada puncaknya tersusun secara sirkuler bisa pada area corona atau sulkus dari glans penis. Biasanya terlihat ketika kulup di tarik kebelakang pada pasien yang tidak sirkumsisi. PPP bersifat asimtomatik/tidak bergejala.

Prognosis

PPP lebih sering tidak bergejala dan hanya mengganggu kosmetik. Muncul selama masa dewasa dan secara berangsur-angsur akan berkurang dengan bertambahnya usia.

 

Pengobatan

Belum terdapat pengobatan yang tepat untuk PPP baik dengan obat topikal maupun oral. Salah satu terapi yang menjadi pertimbangan adalah dengan terapi laser/electrocauter. Namun, tindakan ini biasanya diputuskan pasien oleh karena kekhawatiran berlebih tentang kosmetik dari bentuk penis. Melakukan sirkumsisi di usia muda dapat menurunkan angka kejadian dari PPP.

 

Brown, Clarence. 2020. Pearly Penile Papules. https://emedicine.medscape.com/article/1058826-overview

Aldahan, Adam et al. 2018.Diagnosis and Management of Pearly Penile Papules. American Journal of Men’s Health

SIMAK YUK PERAWATAN LUKA STAPLER BUN!

SIMAK YUK PERAWATAN LUKA STAPLER BUN!

Perawatan luka khitan stapler

 

Khitan stapler merupakan metode khitan terkini yang paling modern, karena alat di import langsung dari luar negeri. Selain itu karena keunggulannya yang lebih dibanding metode yang lainnya. Stapler berupa alat cetakan seperti mangkuk dan alat pemotong kulit dijadikan satu dan dilakukan dalam satu kali pengerjaan berbeda dengan metode lainnya seperti cauter dan klamp yang dilakukan dalam tahapan terpisah. Diawali dengan melakukan pembiusan lokal pada area pangkal penis. Kemudian membebaskan perlengketan antara kulup dengan glans, melakukan penandaan area preputium, pemasangan stapler sesuai dengan marker, melakukan pemotongan kulup dengan stapler dan terakhir melakukan pembalutan luka khitan dengan perban.

Pasca khitan dengan metode stapler, perban dipasang karena untuk mencegah resiko terjadinya pembengkakan dan pendarahan. Untuk perawatan luka pada prinsipnya sama dengan metode cauter. Peralatan yang perlu disiapkan untuk membersihkan luka sunat seperti kain lap, mangkuk kecil, kassa, cairan infus/air hangat, wound cleanser dan antiseptik. Tata cara pembersihan luka sunat meliputi:

  1. Pastikan luka agar tidak terkena air terlalu sering
  2. Melakukan mandi cerdas yaitu mandi dengan menggunakan kain lap
  3. Siapkan mangkuk kecil kemudian diisi dengan cairan infus/air hangat
  4. Masukan kassa kedalam cairan dan peras sedikit agar tidak terlalu banyak air
  5. Bilas luka khitan secara menyeluruh
  6. Masukan cairan antiseptik kedalam mangkuk berisi cairan infus/air hangat
  7. Ambil kassa baru masukan kedalam cairan, peras sedikit
  8. Bilas kembali luka khitan secara menyeluruh
  9. Langkah terakhir adalah menyemprotkan wound cleanser pada area luka khitan dan glans
  10. Pembersihan luka dilakukan setiap setelah buang air kecil

Setelah 3 hari perban akan dilepas. Untuk mencegah perban lengket dianjurkan melakukan pemberian baby oil/minyak zaitun pada perban agar tidak lengket. Setelah perban dilepas perawatan luka selanjutnya sesuai dengan panduan diatas. Untuk mandi boleh dimulai setelah 3 hari pasca khitan.

Sampai jumpa lagi di artikel lainnya..

salam Jagoan Khitan

KENALI PROSES PENYEMBUHAN LUKA YUK !

KENALI PROSES PENYEMBUHAN LUKA YUK !

Luka merupakan suatu bentuk kerusakan jaringan pada kulit yang disebabkan oleh kontak fisika (dengan sumber panas), hasil dari tindakan medism maupun karena perubahan kondisi fisiologis. Ketika terjadi luka, tubuh merespon luka secara alami dengan melakukan proses penyembuhan luka melalui kegiatan bioselulaer dan biokimia yang terjadi secara berkesinambungan. Pada sunat luka sengaja dibuat dengan cara memotong kulup. Berdasarkan waktu penyembuhan luka dibagi menjadi :

  1. Luka akut

Luka akut merupakan cedera jaringan yang bisa pulih kembali seperti keadaan normal dengan bekas luka minimal dalam rentang waktu minimal 8-12 minggu. Penyebab luka akur adalah cedera mekanik karena factor eksternal, karena kontak kulit dengan permukaan keras atau tajam, luka tembak dan luka pasca operasi. Penyebab lainnya adalah luka bakar dan cedera kimiawi seperti terkena sinar radiasi, tersengat listrik, terkena cairan kimia yang bersifat korosif.

Luka akut biasanya terjadi pada individu normal, sehat dan dapat dilakukan penutupan luka secara primer atau dibiarkan menyembuh secara sekunder.

  1. Luka kronik

Luka kronik sendiri merupakan proses pemulihan luka yang berlangsung lambat dengan waktu penyembuhan lebih dari 12 minggu. Luka yang mengalami kegagalan dalam proses penyembuhan awal, dapat karena factor eksternal maupun internal.

Proses penyembuhan luka memiliki sifat kompleks dan dinamis. Karena adanya peran dari kegiatan bioseluler dan biokimia yang terjadi berkesinambungan hal inilah yang menyebabkan proses penyembuhan luka iap individu berbeda. Dengan tetap tujuan akhirnya adalah pemulihan fungsi dan integritas jaringan. Proses penyembuhan luka tidak hanya melibatkan jaringan lokal yang mengalami luka tetapi juga dipengaruhi oleh factor endogen, seperti umurm nutrisi, imunologi, pemakaian obat-obatan dan kondisi metabolic.

Secara garis besar proses penyembuhan luka dibagi menjadi 5 fase:

  1. Fase hemostasis

Homeostasis merupakan proses pembekuan darah. Ketika terjadi perlukaan dan menyebabkan resiko terpapar bakteri maupun antigen pada daerah luka tinggi, pendarahan juga mengaktifkan proses hemostasis yang menginisiasi pengeluaran eksudat seperti factor pembekuan darah ke lokasi luka. Hemostasis juga berperan protektif dalam penyembuhan luka. Pelepasan protein yang terbawa bersama eksudat ke daerah luka mengakibatkan sel fagosit masuk dan memakan sel-sel yang mati.

Eksudat sendiri merupakan cairan yang diproduksi dari luka kronik dan akut yang berperan kunci dalam penyembuhan luka, mengaliri luka secara berkesinambungan dan menjaga daerah luka tetap lembab. Selain itu, memberikan nutrisi dan berperan untuk pembentukan epitel baru.

  1. Fase Inflamasi

Fase ini dimulai saat setelah perlukaan sampai dengan hari ke 3-4. Pada tahap ini akan terjadi udema (bengkak), ekimosis (memar), kemerahan dan nyeri. Inflamasi terjadi karena reaksi imun tubuh terhadap luka baru.

  1. Fase migrasi

Terjadi pergerakan sel epitel dan fibroblast pada daerah luka menggantikan sel yang rusak atau hilang. Sel ini meregenerasi dari tepi sampai menebal ke area perlukaan tertutup.

  1. Fase proliferasi

Fase ini lanjutan dari fase inflamasi yaitu hari ke 4 sampai dengan hari ke 21. Pada tahap ini terjadi neoangiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru), pembentukan jaringan tergranulasi dan pembentukan epitel kembali. Diawali dengan lapisan awal yang tipis kemudian membentuk jaringan baru yang belum sempurna disebut dengan jaringan granulasi. Jaringan granulasi terbentuk karena mulai adanya pembentukan pembuluh darah baru dan ditambah dengan pembentukan kolagen oleh sel fibroblast sehingga menyebabkan ikatan antar luka menguat. Sel epitel terus terbentuk dan perlahan-lahan mengeras dan memberikan waktu kolagen untuk memperbaiki jaringan.

  1. Fase maturasi

Fase ini terjadi dari hari ke 21 dan berlanjut sampai luka sembuh secara sempurna. Pada tahap ini terjadi pembentukan jaringan ppenghubung seluler dan penguatan epitel baru. Namun ditentukan besar kecilnya luka. Sel kolagen baru mulai menyatu, menekan pembuluh darah dalam penyembuhan luka, sehingga bekas luka menjadi rata dan tipis. Kemudian Jaringan granulasi mulai berubah menjadi massa yang lebih baik dan sempurna dalam waktu beberapa bulan sampai 2 tahun.

Purnama & Sriwidodo. Review Sistematik: Proses Penyembuhan dan Perawatan Luka. Farmaka

Sampai jumpa lagi di artikel lainnya..

salam Jagoan Khitan

Perawatan luka pasca khitan (krusta) , simak yuk!

Perawatan luka pasca khitan (krusta) , simak yuk!

Khitan adalah suatu prosedur operasi ringan berupa memotong kulup atau ujung kulit penutup penis.

Pada masa kini muncul berbagai macam metode sunat modern yang menawarkan berbagai keunggulannya masing-masing. Namun, perlu diketahui bahwa semua metode memiliki prinsip yang sama yaitu menghilangkan kulup dengan cara memotong. Munculah beberapa pertanyaan sering timbul di masyarakat tentang tingkat kecepatan kesembuhan luka dari masing-masing metode. Secara umum, semua metode akan menyebabkan suatu respon inflamasi atau peradangan pasca khitan.

Reaksi peradangan muncul sebagai suatu mekanisme wajar dari tubuh terhadap suatu luka yang dibuat yaitu khitan. Reaksi peradangan yang mungkin timbul adalah tumor (bengkak), calor (hangat), dolor (nyeri), rubor (merah) dan fungtio laesa (kehilangan fungsi) jika luka tidak diobati. Hal ini serupa dengan mekanisme ketika seorang anak terjatuh dari sepeda kemudian mengalami perlukaan pada bagian lutut. Maka akan menimbulkan reaksi bengkak, kemerahan, nyeri dan hangat.

Selain reaksi inflamasi yang telah disebutkan kadang muncul juga reaksi lain dari luka pasca khitan berupa krusta. Reaksi ini juga muncul sebagai sesuatu hal yang normal terjadi pasca khitan. Krusta sendiri merupakan suatu massa yang muncul dan mengeras pada permukaan kulit yang mengalami perlukaan atau dalam bahasa sehari-hari sering disebut dengan getah bontengan atau korengan. Krusta dapat terbentuk dari serum plasma (berwarna kuning madu), darah (merah kehitaman) dan nanah (kuning kehijauan berbau busuk).

Sesaat setelah luka khitan dibuat tubuh akan secara cepat mengeluarkan respon inflamasi dan reaksi lain berupa pembentukan krusta. Umumnya krusta yang timbul pasca khitan adalah krusta yang disebabkan oleh serum plasma dan darah. Serum plasma dan darah selalu bersamaan dalam tubuh karena serum plasma merupakan zat pembawa dari darah. Serum plasma itu sendiri merupakan cairan kekuningan yang memiliki berbagai manfaat dalam proses penyembuhan luka pasca khitan diantaranya adalah:

  1. Melawan infeksi bakteri

Didalam serum terdapat imunoglubulin yang berperan untuk mencegah dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri maupun virus

  1. Mengandung banyak protein

Didalam plasma terdapat banyak sekali kandungan protein yang berperan dalam proses penyembuhan luka.

  1. Menjaga keseimbangan cairan

Didalam serum terdapat albumin yang berperan dalam pengontrolan tekanan dalam pembuluh darah sehingga darah dan cairan tidak merembes keluar dari pembuluh darah.

  1. Berisi faktor pembekuan

Didalam plasma terdapat fibrinogen yang merupakan faktor pembekuan darah. Sehingga jika kadarnya kurang maka akan menyebabkan pendarahan yang tidak berhenti.

Hal inilah yang mendasari terbentuknya krusta karena sebagai respon tubuh dalam mencegah infeksi dan rembesnya darah serta berperan dalam proses penyembuhan luka. Maka perlu edukasi terhadap orang tua pasien untuk tidak tertukar antara krusta akibat serum dan krusta karena infeksi.

Pencegahan timbulnya krusta adalah dengan cara membersihkan luka sunat secara teratur dengan menggunakan cairan infus dan antiseptik minimal 3x/hari dan setiap setelah buang air kecil dan buang air besar. Dengan rutin melakukan perawatan luka diharapkan krusta dapat cepat mengering dan dapat terkelupas dengan sendirinya sehingga proses penyembuhan luka dapat lebih sempurna.

Selain itu, terdapat penelitian terbaru menyebutkan bahwa terdapat peran zat gizi terhadap kecepatan penyembuhan luka khitan. Vitamin A, B, C, D, kalsium, seng, magnesium serta zat besi adalah zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meregenerasi sel-sel yang rusak, mengurangi radang, menjaga kekebalan tubuh dan mempererat ikatan antar jaringan baru. Mineral seng berperan untuk memperkuat jaringan baru sedangkan vitamin C untuk pembentukan kolagen sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka.

Dari penelitian double-blind dari 37 pasien dengan ulkus tungkai, pasien dengan pemberian zinc oksida topikal dapat meningkatkan terjadinya penyembuhan luka, reepitelialisasi, penurunan infeksi dan penurunan tingkat ulkus dibanding yang tidak menerima zinc oksida.

Prasetyo, Bondan. 2018. Asupan Seng dan Penyembuhan Luka Pasca Sirkumsisi. Journal Of Nutrition And Health

Sampai jumpa lagi di artikel lainnya..

salam Jagoan Khitan

 
Pendarahan Pasca Khitan? Yuk Simak sampai habis di artikel ini…

Pendarahan Pasca Khitan? Yuk Simak sampai habis di artikel ini…

Pendarahan Pasca Khitan

Definisi

Khitan merupakan salah satu tindakan operasi minor yang sangat sering dilakukan. Hal ini karena tuntutan dari segi agama, budaya maupun kesehatan. Khitan di zaman ini tidak lagi dengan cara konvensional menggunakan gunting. Metode-metode terbaru bermunculan seperti cauter, klamp, lem dan stapler. Hal ini tak lepas dari tuntutan dari masyarakat luar agar menghindari komplikasi pasca khitan. Komplikasi awal yang dapat timbul pasca khitan diantaranya nyeri, pendarahan dan infeksi.

Pendarahan merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah khitan. Dengan insiden sebesar 1%. Pendarahan dapat muncul di sepanjang luka khitan dengan tepi luka yang dihubungkan dengan jahitan atau dapat pula bersumber dari pembuluh darah lain di bagian dalam. Lokasi paling sering pendarahan adalah bagian frenulum.

Etiologi

  1. Gangguan koagulasi

Ganguan yang dapat muncul adalah hemofilia. Suatu keadaan dimana terjadi gangguan pada faktor koagulasi/pembekuan darah. Normalnya ketika terjadi pendarahan tubuh akan merespon dengan mengeluarkan faktor koagulasi pada tempat terjadinya pendarahan sehingga darah yang keluar segera berhenti. Berbeda halnya pada keadaan hemofilia, karena kekurangan faktor koagulasi akan menyebabkan darah terus menerus keluar. Biasanya kelainan ini diketahui karena ketidaksengajaan. Ketika anak sedang bermain kemudian terjatuh dan menimbulkan luka yang berdarah, setelah ditutup beberapa saat pendarahan terus terjadi dan masif patut dicurigai suatu keadaan hemofilia.

  1. Terpotongnya pembuluh darah area penis

Khitan adalah tindakan memotong kulup yang menutupi kepala penis. Tindakan memotong ini memiliki resiko berupa pendarahan. Hal ini terjadi karena pada kulup penis masih terdapat ujung-ujung percabangan pembuluh darah ketika terpotong akan menimbulkan pendarahan. Namun, biasanya dokter akan mengantisipasi dengan cara menekan area yang mengalami pendarahan dan memberi obat tambahan bahkan jika perlu melakukan jahitan pada titik pendarahan agar pendarahan dapat berhenti. Namun, ada suatu keadaan yang tidak bisa dihindari yaitu pendarahan terjadi terus menerus setelah dokter melakukan hal tersebut. Maka patut dicurigai pasien mempunyai gangguan koagulasi.

  1. Aktivitas berlebihan pasca khitan

Pasien pasca khitan biasanya masih belum merasakan nyeri karena masih terpengaruh oleh obat anastesi dan obat peroral yang diberikan. Ini dapat menyebabkan pasien merasa aman dan nyaman sehingga kadang membuat pasien bergerak aktif seperti pada keadaan sebelum pasien sunat. Hal ini dapat membuat ikatan antar tepi-tepi luka terganggu dan mengalami mikro trauma sehingga dapat mengalami pendarahan.

Penanganan

Apabila terjadi pendarahan pasca khitan makan tidak perlu panik. Hal ini karena pengobatan pasien dengan pendarahan pasca khitan cukup sederhana dan mudah dilakukan bukan oleh orang medis. Cukup dengan melakukan balut tekan menggunakan kassa yang dibuat memangjang kemudian melingkarkan kassa pada area sekeliling penis yang mengalami pendarahan disertai dengan penekanan pada area yang berdarah. Hal ini akan membantu menyumbat pembuluh darah sehingga diharapkan setelah penekanan 3-4 menit pendarahan dapat berhenti.

Jika sudah melakukan hal tersebut berulang kali dan masih tetap berdarah dengan pendarahan yang masif patut di curigai pasien memiliki gangguan koagulasi. Maka disarankan untuk tetap melakukan pertolongan pertama dengan balut tekan. Sambil selanjutnya mencari pertolongan kepada pihak medis.

Krill, Aaron et al. 2011. Complication Of Circumcision. Scientific World Journal

 

KLIK DISINI UNTUK KENALI KAMI LEBIH JAUH YA

slot dana
cantik555
slot gacor
slot zeus
slot gacor
slot zeus
slot demo
slot88
slot maxwin
harum89
rp8888
harum89
harum89
harum89
harum89
slot dana
slot gampang maxwin
cantik555
cantik555
cantik555
rp8888
rp8888slot
login rp8888
rp8888 slot
daftar rp8888
rp8888
rp8888slot
login rp8888
rp8888 slot
daftar rp8888
rp8888
rp8888slot
login rp8888
rp8888 slot
daftar rp8888